Minggu, 13 Mei 2012

Struktur organisasi

Struktur Organisasi adalah Suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian secara posisi yang ada pada perusahaaan dalam menjalin kegiatan operasional untuk mencapai tujuan.


Ada enam elemen kunci yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika hendak mendesain struktur, antara lain:
1. Spesialisasi pekerjaan. Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.

2. Departementalisasi. Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama. Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan pelanggan.

3. Rantai komando. Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa. Rentang kendali. Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif.

4. Sentralisasi dan Desentralisasi. Sentralisasi mengacu pada sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi.
Formalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan.

Struktur sederhana

Struktur sederhana adalah sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah, rentang kendali yang luas, wewenang yang terpusat pada seseorang saja, dan sedikit formalisasi. Struktur sederhana paling banyak dipraktikkan dalam usaha-usaha kecil di mana manajer dan pemilik adalah orang yang satu dan sama. Kekuatan dari struktur ini adalah kesederhanaannya yang tercermin dalam kecepatan, kefleksibelan, ketidakmahalan dalam pengelolaan, dan kejelasan akuntabilitas. Satu kelemahan utamanya adalah struktur ini sulit untuk dijalankan di mana pun selain di organisasi kecil karena struktur sederhana menjadi tidak memadai tatkala sebuah organisasi berkembang karena formalisasinya yang rendah dan sentralisasinya yang tinggi cenderung menciptakan kelebihan beban (overload) di puncak

Birokrasi

Birokrasi adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai melalui spesialisasi, aturan dan ketentuan yang sangat formal, tugas-tugas yang dikelompokkan ke dalam berbagai departemen fungsional, wewenang terpusat, rentang kendali yang sempit, dan pengambilan keputusan yang mengikuti rantai komando. Kekuatan utama birokrasi ada kemampuannya menjalankan kegiatan-kegiatan yang terstandar secara sangat efisien, sedangkan kelemahannya adalah dengan spesialisasi yang diciptakan bisa menimbulkan konflik-konflik subunit, karena tujuan-tujuan unit fungsional dapat mengalahkan tujuan keseluruhan organisasi. Kelemahan besar lainnnya adalah ketika ada kasus yang tidak sesuai sedikit saja dengan aturan, tidak ada ruang untuk modifikasi karena birokrasi hanya efisien sepanjang karyawan menghadapi masalah yang sebelumnya telah mereka hadapi dan sudah ada aturan keputusan terprogram yang mapan.

Struktur matriks

Struktur matriks adalah sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk. Struktur matriks dapat ditemukan di agen-agen periklanan, perusahaan pesawat terbang, laboratorium penelitian dan pengembangan, perusahaan konstruksi, rumah sakit, lembaga-lembaga pemerintah, universitas, perusahaan konsultan manajemen, dan perusahaan hiburan.

Pada hakikatnya, struktur matriks menggabungkan dua bentuk departementalisasi: fungsional dan produk Kekuatan departementalisasi fungsional terletak, misalnya, pada penyatuan para spesialis, yang meminimalkan jumlah yang diperlukan sembari memungkinkan pengumpulan dan pembagian sumber daya khusus untuk keseluruhan produk. Kelemahan terbesarnya adalah sulitnya mengoordinasi tugas para spesialis fungsional yang beragam agar kegiatan mereka rampung tepat waktu dan sesuai anggaran. Departementalisasi produk, di lain pihak, memiliki keuntungan dan kerugian yang berlawanan. Departementalisasi ini memudahkan koordinasi di antara para spesialis untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memenuhi target anggaran. Lebih jauh, departementalisasi ini memberikan tanggung jawab yang jelas atas semua kegiatan yang terkait dengan sebuah produk, tetapi dengan duplikasi biaya dan kegiatan. Matriks berupaya menarik kekuatan tersebut sembari menghindarkan kelemahan-kelemahan mereka.

Karakteristik struktural paling nyata dari matriks adalah bahwa ia mematahkan konsep kesatuan komando sehingga karyawan dalam struktur matriks memiliki dua atasan -manajer departemen fungsional dan manajer produk. Karena itulah matriks memiliki rantai komando ganda

contoh gambar struktur organisasi pusdiklat


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Struktur_organisasi

Pengertian Pengalaman Kerja


pengalaman kerja adalah tingkat penguasaan pengetahuan serta keterampilan seseorang dalam pekerjaannya yang dapat diukur dari masa kerja dan dari tingkat pengetahuan serta keterampilan yang dimilikinya.

Pengukuran Pengalaman Kerja
Pengukuran pengalaman kerja sebagai sarana untuk menganalisa dan mendorong efisiensi dalam pelaksanaan tugas pekerjaan. Beberapa hal yang digunakan untuk mengukur pengalaman kerja seseorang adalah :

1) Gerakannya mantap dan lancar
Setiap karyawan yang berpengalaman akan melakukan gerakan yang mantap dalam bekerja tanpa disertai keraguan.

2) Gerakannya berirama
Artinya terciptanya dari kebiasaan dalam melakukan pekerjaan sehari – hari.

3) Lebih cepat menanggapi tanda – tanda
Artinya tanda – tanda seperti akan terjadi kecelakaan kerja

4) Dapat menduga akan timbulnya kesulitan sehingga lebih siap menghadapinya
Karena didukung oleh pengalaman kerja dimilikinya maka seorang pegawai yang berpengalaman dapat menduga akan adanya kesulitan dan siap menghadapinya.

5) Bekerja dengan tenang
Seorang pegawai yang berpengalaman akan memiliki rasa percaya diri yang cukup besar. Selain itu ada juga beberapa faktor yang mempengaruhi pengalaman kerja karyawan.

Beberapa faktor lain mungkin juga berpengaruh dalam kondisi – kondisi tertentu, tetapi adalah tidak mungkin untuk menyatakan secara tepat semua faktor yang dicari dalam diri karyawan potensial . 
beberapa faktor tersebut adalah :

1) Latar belakang pribadi, mencakup pendidikan, kursus, latihan, bekerja. Untuk menunjukkan apa yang telah dilakukan seseorang di waktu yang lalu.

2) Bakat dan minat, untuk memperkirakan minat dan kapasitas atau kemampuan seseorang.

3) Sikap dan kebutuhan (attitudes and needs) untuk meramalkan tanggung jawab dan wewenang seseorang.

4) Kemampuan – kemampuan analitis dan manipulatif untuk mempelajari kemampuan penilaian dan penganalisaan.

5) Keterampilan dan kemampuan tehnik, untuk menilai kemampuan dalam pelaksanaan aspek – aspek tehnik pekerjaan.

Ada beberapa hal juga untuk menentukan berpengalaman tidaknya seorang karyawan yang sekaligus sebagai indikator pengalaman kerja yaitu :
a. Lama waktu/ masa kerja.
Ukuran tentang lama waktu atau masa kerja yang telah ditempuh seseorang dapat memahami tugas – tugas suatu pekerjaan dan telah melaksanakan dengan baik.
b. Tingkat pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.
Pengetahuan merujuk pada konsep, prinsip, prosedur, kebijakan atau informasi lain yang dibutuhkan oleh karyawan. Pengetahuan juga mencakup kemampuan untuk memahami dan menerapkan informasi pada tanggung jawab pekerjaan. Sedangkan keterampilan merujuk pada kemampuan fisik yang dibutuhkan untuk mencapai atau menjalankan suatu tugas atau pekerjaan.
c. Penguasaan terhadap pekerjaan dan peralatan.
Tingkat penguasaan seseorang dalam pelaksanaan aspek – aspek tehnik peralatan dan tehnik pekerjaan.

Sumber : http://skripsi-manajemen.blogspot.com/2011/02/pengertian-pengalaman-kerja.html

Etika Makan Internasional


Di setiap negara di dunia mempunyai cara dan etika masing-masing dalam melakukan kegiatan makan. Karena perbedaan tersebut sesuai dengan kepercayaan dan kebudayaan setiap negara. Saat ini perbedaan tradisi makan ala Timur dan Barat cukup banyak terutama pada perjamuan resmi ala Barat.

Kini hubungan masyarakat Timur dan Barat menjadi semakin akrab, mengerti etika makan mereka juga sangat diperlukan. Menghadiri perjamuan makan ala Barat atau Internasional  hendaknya memperhatikan etika berikut:


1. Hendaknya menunggu makanan sudah tersedia di depan semua tamu, setelah nyonya rumah memberi isyarat baru mulai bersantap. Sebelum nyonya rumah mengambil sendok dan garpu , para tamu hendaknya tidak mengambil makanan apapun. Ini adalah kebiasaan orang Amerika, yang agak berbeda dengan beberapa negara di Eropa.


2. Serbet makan hendaknya dibentang di atas lutut. Bila agak besar, hendaknya dilipat dan diletakkan di atas paha. Apabila agak kecil, boleh dibuka keseluruhannya. Serbet makan meskipun boleh dikenakan di sekeliling leher atau di depan dada, namun terlihat kurang sedap dipandang, maka sebaiknya jangan dilakukan.

 3. Boleh menggunakan serbet makan untuk menyeka mulut ataupun jari tangan, namun jangan dipakai untuk menyeka peralatan makan.

4. Pada saat makan duduklah tegak, jangan terlalu miring ke depan, juga jangan meletakkan ke dua siku di atas meja, agar tidak membentur tamu di samping.

5. Dalam menggunakan pisau dan garpu, hendaknya tangan kanan memegang pisau, tangan kiri memegang garpu. Bila hanya menggunakan garpu boleh menggunakan tangan kanan. Dalam menggunakan pisau, bagian yang tajam jangan menghadap ke luar. Terlebih lagi jangan menggunakan pisau memasukkan makanan ke dalam mulut.

6.  Sewaktu memotong daging jangan menimbulkan suara berisik beradunya pisau dan piring. Ketika makan mie atau spagheti, boleh dimakan dengan dililitkan pada garpu, jangan ditusuk. Di pertengahan jalan bila meletakkan pisau dan garpu, hendaknya diletakkan di atas piring dengan membentuk huruf V terbalik karena jika pisau dan garpu diletakkan bersama memiliki arti telah selesai makan.

7. Roti hendaknya diambil dengan tangan, kemudian diletakkan pada piring kecil di samping atau di bagian pinggir piring besar, janganlah mengambil roti dengan menusukkan garpu. Mentega hendaknya diambil dengan pisau mentega, jangan menggunakan pisaunya sendiri. Mentega yang diambil diletakkan di piring kecil di samping, jangan langsung dioleskan di atas roti.

8.  Jangan memotong roti dengan pisau, juga jangan mengoleskan mentega ke seluruh permukaan roti, melainkan setiap kali dicabik sedikit, diolesi dan dimakan.

9.  Salad dimakan dengan garpu. Garpu dipegang dengan tangan kanan, ujungnya menghadap ke atas. Bila salad dimakan bersama roti atau kue kering, tangan kiri boleh memegang sepotong roti kecil atau kue kering, membantu garpu mengambil salad.

10.   Ketika menyantap ikan, tangan kiri boleh memegang roti, tangan kanan memegang pisau untuk menyingkirkan duri. Tulang dan duri ikan yang sudah berada dalam mulut jangan langsung diludahkan ke dalam piring, melainkan ditangkap dengan garpu dan diletakkan di atas piring dengan perlahan. Atau diupayakan tanpa menarik perhatian diambil dengan tangan dan diletakkan dipinggir piring, jangan dibuang di atas meja atau lantai. Biji buah hendaknya dikeluarkan ke atas telapak tangan kemudian diletakkan di atas piring.

11.   Makanan di dalam mulut hendaknya ditelan dulu sebelum minum, jangan mendorong makanan di dalam mulut dengan air. Perlu diperhatikan untuk menyeka mulut sebelum minum air dari gelas agar tidak mengotorinya.


12.   Pada saat menyantap jangan mengangkat mangkuk atau lepek. Minum kuah boleh memiringkan piring kemudian mengambilnya dengan sendok. Minum teh atau kopi jangan meletakkan sendok di dalam gelas.


13.   Bersantap, terutama minum kuah jangan mengeluarkan suara. Pada waktu mengunyah hendaknya menutup mulut.


14.   Jangan membuang ingus atau bersendawa di meja makan. Bila bersin atau batuk hendaknya meminta maaf kepada orang di sekeliling.


15.   Di meja makan jangan mengorek gigi. Bila ada yang mengganjal di sela gigi, terpaksa harus dikeluarkan, hendaknya menutupi mulut dengan serbet makan, sebaiknya menunggu tidak ada orang lain baru dikeluarkan.


16.   Waktu makan selalu berdiam diri adalah kurang sopan, hendaknya berbincang dengan orang di sebelah. Namun pada saat mengunyah jangan berbicara. Sekalipun ada yang mengajak Anda berbicara, juga mesti menelan dulu makanan di mulut baru menjawab. Sewaktu berbicara boleh

Sumber : http://goorme.com/article/etika-makan-internasional

Cyberlaw


Cyberlaw adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya), yang umumnya diasosiasikan dengan Internet. Cyberlaw dibutuhkan karena dasar atau fondasi dari hukum di banyak negara adalah "ruang dan waktu". Sementara itu, Internet dan jaringan komputer mendobrak batas ruang dan waktu ini.

Contoh permasalahan yang berhubungan dengan hilangnya ruang dan waktu antara lain:

1. Seorang penjahat komputer (cracker) yang berkebangsaan Indonesia, berada di Australia, mengobrak-abrik server di Amerika, yang ditempati (hosting) sebuah perusahaan Inggris. Hukum mana yang akan dipakai untuk mengadili kejahatan cracker tersebut? Contoh kasus yang mungkin berhubungan adalah adanya hacker Indonesia yang tertangkap di Singapura karena melakukan cracking terhadap sebuah server perusahaan di Singapura. Dia diadili dengan hukum Singapura karena kebetulan semuanya berada di Singapura.

2. Nama domain (.com, .net, .org, .id, .sg, dan seterusnya) pada mulanya tidak memiliki nilai apa-apa. Akan tetapi pada perkembangan Internet, nama domain adalah identitas dari perusahaan. Bahkan karena dominannya perusahaan Internet yang menggunakan domain ".com" sehingga perusahaan-perusahaan tersebut sering disebut perusahaan "dotcom". Pemilihan nama domain sering berbernturan dengan trademark, nama orang terkenal, dan seterusnya. Contoh kasus adalah pendaftaran domain JuliaRoberts.com oleh orang yagn bukan Julia Roberts. (Akhirnya pengadilan memutuskan Julia Roberts yang betulan yang menang.) Adanya perdagangan global, WTO, WIPO, dan lain lain membuat permasalahan menjadi semakin keruh. Trademark menjadi global.

3. Pajak (tax) juga merupakan salah satu masalah yang cukup pelik. Dalam transaksi yang dilakukan oleh multi nasional, pajak mana yang akan digunakan? Seperti contoh di atas, server berada di Amerika, dimiliki oleh orang Belanda, dan pembeli dari Rusia. Bagaimana dengan pajaknya? Apakah perlu dipajak? Ada usulan dari pemerintah Amerika Serikat dimana pajak untuk produk yang dikirimkan (delivery) melalui saluran Internet tidak perlu dikenakan pajak. Produk-produk ini biasanya dikenal dengan istilah "digitalized products", yaitu produk yang dapat di-digital-kan, seperti musik, film, software, dan buku. Barang yang secara fisik dikirimkan secara konvensional dan melalui pabean, diusulkan tetap dikenakan pajak.

4. Bagaimana status hukum dari uang digital seperti cybercash? Siapa yang boleh menerbitkan uang digital ini?

Sumber : http://budi.insan.co.id/articles/cyberlaw.html

Minggu, 03 April 2011

Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data ada empat antara lain :

1.Teknik wawancara

wawancara merupakan suatu percakapan langsung dengan tujuan-tujuan tertentu dengan menggunakan format Tanya jawab yang terencana.

Keuntungan teknik wawancara yaitu :
•Pewawancara dapat mengembangkan pertanyaan
•Memotivasi orang yang diwawancarai untuk menjawab dengan bebas dan terbuka
•Pewawancara dapat melihat kebenaran jawaban melalui gerak-gerik dan raut wajah yang diwawancarai

Kerugian teknik wawancara, yaitu :
•Tergantung dari kepandaian orang yang mewawancarai
•Membutuhkan waktu yang cukup lama
•Dapat mengganggu orang yang akan diwawancarai

Pertanyaan untuk wawancara :
•Hindari pertanyaan yang sifatnya mengkritik
•Hindari pertanyaan yang bisa menakutkan yang diwawancarai
•Jangan memasukkan pendapat pribadi
•Gunakan bahasa yang baik, sopan dan jelas
•Hindari pertanyaan yang terlalu panjang maupun berbelit-belit

Mempersiapkan wawancara :
•Terlebih dahulu tentukan waktu wawancara
•Utarakan maksud wawancarai
•Buat jadwal wawancara
•Aturlah pertemuan dengan orang yang akan diwawancarai


Melakukan wawancara :
•Terlebih dahulu memperkenalkan diri
•Menjelaskan apa tujuan dan maksud wawancara
•Menjelaskan peranan yang akan diberikan oleh orang yang akan diwawancarai
•Hilangkan kesan mengintrogasi
•Jagalah agar wawancara tetap berjalan dengan santai dan tenang
•Diakhir wawancara , bacakanlah rangkuman dari hasil wawancara
•Dan jangan lupa mengucapkan terima kasih

2.Teknik observasi

Observasi merupakan pengamatan langsung yang dilakukan pada suatu kegiatan yang sedang dilaksanakan

Keuntungan observasi yaitu :
•Analisis system dapat mengukur tingkat dari suatu pekerjaan
•Cenderung mempunyai keandalan yang tinggi
•Analisis system dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan
•Analisis sitem dapat menggambarkan tata letak fisik dari kegiatan-kegiatan

kekurangan observasi yaitu ;
•Dapat mengganggu kerja yang dilakukan
•Orang yang diamati biasanya cenderung melakukan pekerjaan yang lebih baik dan sering menutup-nutupi kejelekan
•Biasanya orang yang kita amati terkadang merasa terganggu
•Pekerjaan yang diobservasi mungkin tidak dapat mewakili suatu tingkat kesulitan

Petunjuk melakukan observasi yaitu :

•Yang harus dilakukan adalah
*merencanakan terlebih dahulu observasi yang akan dilakukan
*mintalah ijin terlebih dahulu dari manejer setempat
*low profile
*lengkapilah catatan selama observasi berlangsung

•Yang tidak harus dilakukan adalah
*jangan membuat asumsi sendiri
*tidak menekankan pekerjaan yang tidak penting
*mengganggu kerja individu yang diobservasi

3.Teknik quisioner

Teknik quisioner merupakan suatu daftar yang berisi pertanyaan-pertanyaan.

Keuntungan quisioner yaitu :
•Responden tidak merasa terganggu
•Daftar pertanyaan baik untuk sumber data yang banyak
•Daftar pertanyaan relative lebih efisien untuk sumber data yang banyak

Kerugian quisioner yaitu :
•Daftar pertanyaan cenderung tidak fleksibel
•Daftar pertanyaan tidak menggaransi responden untuk menjawab pertanyaan
•Pengumpulan sampel tidak dapat dilakukan secara bersama-sama dengan daftar pertanyaan

Petunjuk membuat daftar pertanyaan yaitu :
•Rencanakan terlebih dahulu fakta-fakta yang ingin dikumpulkan
•Tentukan tipe dari daftar pertanyaan
•Tuliskan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan
•Uji daftar pertanyaan ini kepada responden yang kecil terlebih dahulu

4.Teknik pengambilan sampel

Teknik pengambilan sampel merupakan pemilihan sejumlah item tertentu dari seluruh item yang ada dengan tujuan mempelajari sebagian item tersebut untuk mewakili seluruh itemnya.

Cara pengambilan sampel antara lain :
•Secara keputusan (judgemental sampling)
•Secara static (statistic sampling)
•Secara random (judgemental sampling)
•Secara sistematik (statistic sampling)
•Secara bertingkat (stratified sampling)


Sumber : www.gangsir.com/download/5-TeknikPengumpulanData.pdf

Tahapan-tahapan pembuatan karya ilmiah

Tahapan-tahapan Pembuatan Karya Ilmiah
Sebelum ingin menulis suatu karya ilmiah, ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui dan memperhatikan tahapan-tahapan dalam penulisan karya ilmiah.
Dimana dalam penyusunan karya ilmiah ada beberapa tahap, antara lain :

1.Tahap Persiapan.

Dalam tahap persiapan dilakukan:

a. Pemilihan masalah atau topik dan mempertimbangkan
- Topik apa yang akan di pilih dan topic tersebut merupakan topik yang ada di sekitar penulis.
- Topik yang di pakai harus topik yang paling menarik dari topik yang ada.
- Pembahasan harus terpusat pada segi lingkup sempit dan terbatas.
- Memilki data dan fakta yang obyektif dan mencukupi.
- Harus diketahui prinsip-prinsip ilmiahnya meskipun sedikit.
- Harus memiliki sumber acuan atau bahan kepustakaan yang bisa dijadikan referensi.
b. Pembatasan topik atau penentuan judul
- Pembatasan topik harus dilakukan sebelum penulisan karya ilmiah dilakukan.
- Penentuan judul dapat dilakukan sebelum penulisn karya ilmiah atau setelah selesai penulisan karya ilimiah tersebut.
- Penentuan judul karya ilmiah harus dapat menjawab dari pertanyaan yang mengandungunsure 4W + 1H yakni what (apa), why (kenapa), who (siapa), where (dimana) dan how (bagaimana).
c.Pembuatan kerangka karangan (outline)
- Membimbing untuk memulai menyusun kerangka karangan.
- Membuat pedoman penulisan karya ilmiah sehingga tidak menjadi tumpang tindih dalam penulisannya.
- Pembuatan rencana daftar isi dari karya ilmiah.

2. Tahap Pengumpulan Data

a.Pencarian keterangan dari bahan bacaan atau referensi.
b.Pengumpulan keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui masalah yang akan dijadikan tema dalam karya ilmiah.
c.Pengamatan langsung (observasi) ke obyek yang akan diteliti dan dijadikan tema dari karya ilmiah.
d.Melakukan percobaan di labolatorium atau pengujian data di lapangan.

3.Tahap Pengorganisasian dan pengkonsepan

a.Pengelompokan bahan untuk mengorganisasikan bagian mana yang akan temasuk dalam karya ilmiah, data yang telah terkumpul diseleksi kembali dan dikelompokan sesuai jenis, sifat dan bentuk data.
b.Pengkonsepan karya ilmiah dilakuakn sesuai dengan urutan dalam kerangka karangan yang telah ditetapkan.

4.Tahap pemeriksaan atau penyuntingan konsep

dimana tahap ini bertujuan untuk :
a.Melengkapi data yang dirasa masih kurang lengkap.
b.Membuang dan mengedit data yang dirasa tidak relevan .
c.Mengedit setiap kata-kata dalam karya ilmiah untuk menghindari penyajian bahan-bahan secara berulang-ulang.
d.Mengedit setiap bahasa yang ada dalam karya ilmiah untuk menghindari pemakaian bahasa yang kurang efektif, contoh dalam penyusunan dan pemilihan kata, penyesuaian kalimat, penyesuaian paragraph, maupun penerapan kaidah ejaan sesuai EYD.

5.Tahap Penyajian

Teknik penyajian karya ilmiah harus dengan memperhatikan :
- Segi kerapian dan kebersihan.
- Tata letak (layout) unsure-unsur dalam format karya ilmiah, misal padahalaman pembuka, halaman judul, daftar isi, daftar tabel, daftar grafik, daftar gambar, daftar pustaka, dll.
- Memakai standar yang berlaku dalam penulisan karya ilmiah, missal standar penulisan kutipan, catatan kaki, daftar pustaka dan penggunaan bahasa sesuai dengan EYD.


Sumber : http://rdenanda.blogspot.com/2010/03/tahapan-pembuatan-karya-ilmiah.html

Kamis, 17 Maret 2011

Metode Ilmiah

Metode ilmiah adalah suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karena itu, penelitian dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang dekat sekali, jika tidak dikatakan sama. Dengan adanya metode ilmiah, pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum akan mudah terjawab, seperti menjawab seberapa jauh, mengapa begitu, apakah benar, dan sebagainya.
Menurut Almadk (1939),” metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran. Sedangkan Ostle (1975) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengejaran terhadap sesuatu untuk memperoleh sesuatu interelasi.”
Metode ilmiah dalam meneliti mempunyai kriteria serta langkah-langkah tertentu dalam Metode ilmiah bekerja. seperti di bawah ini.
KRITERIA METODE IMIAH
Supaya suatu metode yang digunakan dalam penelitian disebut metode ilmiah, maka metode tersebut harus mempunyai kriteria sebagai berikut:

1. Berdasarkan Fakta
Keterangan-keterangan yang ingin diperoleh dalam penelitian, baik yang akan dikumpulkan dan yang dianalisa haruslah berdasarkan fakta-fakta yang nyata. Janganlah penemuan atau pembuktian didasar-kan pada daya khayal, kira-kira, legenda-legenda atau kegiatan sejenis.
2. Bebas dari Prasangka
Metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas prasangka, bersih dan jauh dari pertimbangan subjektif. Menggunakan suatu fakta haruslah dengan alasan dan bukti yang lengkap dan dengan pembuktian yang objektif.
3. Menggunakan Prinsip Analisa
Dalam memahami serta member! arti terhadap fenomena yang kompleks, harus digunakan prinsip analisa. Semua masalah harus dicari sebab-musabab serta pemecahannya dengan menggunakan analisa yang logis, Fakta yang mendukung tidaklah dibiarkan sebagaimana adanya atau hanya dibuat deskripsinya saja. Tetapi semua kejadian harus dicari sebab-akibat dengan menggunakan analisa yang tajam.
4. Menggunakan Hipotesa
Dalam metode ilmiah, peneliti harus dituntun dalam proses berpikir dengan menggunakan analisa. Hipotesa harus ada untuk mengonggokkan persoalan serta memadu jalan pikiran ke arah tujuan yang ingin dicapai sehingga hasil yang ingin diperoleh akan mengenai sasaran dengan tepat. Hipotesa merupakan pegangan yang khas dalam menuntun jalan pikiran peneliti.
5. Menggunakan Ukuran Obyektif
Kerja penelitian dan analisa harus dinyatakan dengan ukuran yang objektif. Ukuran tidak boleh dengan merasa-rasa atau menuruti hati nurani. Pertimbangan-pertimbangan harus dibuat secara objektif dan dengan menggunakan pikiran yang waras.
6. Menggunakan Teknik Kuantifikasi
Dalam memperlakukan data ukuran kuantitatif yang lazim harus digunakan, kecuali untuk artibut-artibut yang tidak dapat dikuantifikasikan Ukuran-ukuran seperti ton, mm, per detik, ohm, kilogram, dan sebagainya harus selalu digunakan Jauhi ukuran-ukuran seperti: sejauh mata memandang, sehitam aspal, sejauh sebatang rokok, dan sebagai¬nya Kuantifikasi yang termudah adalah dengan menggunakan ukuran nominal, ranking dan rating
LANGKAH DALAM METODE ILMIAH
Pelaksanaan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah harus mengikuti langkah-langkah tertentu. Marilah lebih dahulu ditinjau langkah-langkah yang diambil oleh beberapa ahli dalam mereka melaksanakan penelitian.
Schluter (1926) memberikan 15 langkah dalam melaksanakan penelitian dengan metode ilmiah. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pemilihan bidang, topik atau judul penelitian.
2. Mengadakan survei lapangan untuk merumuskan masalah-malalah yang ingin dipecahkan.
3. Membangun sebuah bibliografi.
4. Memformulasikan dan mendefinisikan masalah.
5. Membeda-bedakan dan membuat out-line dari unsur-unsur permasalahan.
6. Mengklasifikasikan unsur-unsur dalam masalah menurut hu-bungannya dengan data atau bukti, baik langsung ataupun tidak langsung.
7. Menentukan data atau bukti mana yang dikehendaki sesuai dengan pokok-pokok dasar dalam masalah.
8. Menentukan apakah data atau bukti yang dipertukan tersedia atau tidak.
9. Menguji untuk diketahui apakah masalah dapat dipecahkan atau tidak.
10. Mengumpulkan data dan keterangan yang diperlukan.
11. Mengatur data secara sistematis untuk dianalisa.
12. Menganalisa data dan bukti yang diperoleh untuk membuat interpretasi.
13. Mengatur data untuk persentase dan penampilan.
14. Menggunakan citasi, referensi dan footnote (catatan kaki).
15. Menulis laporan penelitian.

sumber : http://iyozdamnation.wordpress.com/2010/03/27/metode-ilmiah/

Kamis, 24 Februari 2011

Cara Mendaftarkan Blog ke Google

Berikut ini langkah-langkah mempromosikan blog ke search engine google :
  1. Klik http://google.com/addurl
  2. Pada form url masukan alamat blog Anda, comment isikan deskripsi blog dan masukkan code pengaman sesuai gambar.
Jika langkah Anda di atas benar kira-kira 2 minggu blog Anda akan terdaftar di search engine google. Untuk memastikan blog Anda sudah terdaftar pada form search google ketikan site:bloganda.com

sumber: http://blog.re.or.id/cara-mendaftarkan-blog-ke-google.htm

Selasa, 22 Februari 2011

Glory Road


Film Glory Road berdasarkan kisah nyata Don Haskins, pelatih tim basket Texas Western.
Pada tahun 1965 Don Haskins (Josh Lucas) pelatih basket sebuah tim wanita pindah ke universitas Texas Western untuk menjadi seorang pelatih basket disana, dia adalah pelatih yang pertama kali berani menempatkan pemain kulit hitam dalam timnya di pertandingan basket nasional. Dalam perjuangannya membentuk tim itu, Haskins mendapat banyak halangan. Program bola basket Texas Western tidak diperhatikan pihak universitas, sehingga hanya ada sedikit biaya untuk mengembangkan klub basket Texas Western. Kondisi ini membuat Haskins tidak bisa merekrut pemain-pemain kulit putih untuk memperkuat timnya. Akhirnya Haskins pun pergi ke kota-kota di sebelah utara, untuk mencari pemain-pemain basket kulit hitam yang terbiasa bermain basket jalanan untuk diajak bergabung dengan timnya. Para pemain kulit hitam ini harus menyesuaikan diri dengan gaya basket Don Haskins, ini memicu tumbuhnya konflik, tapi mereka pun bisa mengatasinya. Sampai akhirnya mereka berhasil membentuk sebuah tim basket yang kuat dan solid. Mereka terus melaju babak demi babak penyisihan kejuaraan nasional. Tapi sayangnya di masa itu, rasisme di Amerika masih sangat kuat. Tim basket Texas Western mendapat banyak kecaman bahkan ancaman. Kondisi ini membuat pemain kulit hitam dalam tim ini tertekan. Tapi akhirnya, berkat keberanian dan kebulatan tekad, tim ini jadi penantang tim nasional terkuat dari universitas Kentucky. Bahkan dalam pertandingan penentuan itu, Haskins menempatkan pemain-pemain kulit dalam tim inti dan cadangan. Keberanian Haskins inilah yang jadi satu diantara sejarah olah raga di Amerika....

Film ini dinominasikan di 3 festival film dan memenangkan satu diantaranya...sebagai Best Sport Movies dalam ESPY Awards

Karya Ilmiah dan Non Ilmiah

1. Karya Ilmiah

Karya ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.

Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.

Sebelum mulai menulis ilmiah populer, dan sebelum anda masuk kepada dramaturgi, sistematik tulisan, detail, setidaknya anda harus memikirkan strategi berikut:
1. Kepada siapa anda menyajikan tulisan anda?
2. Media apa yang anda pilih (internet, televisi, koran, majalah, radio, dsb)
3. Gaya penulisan apa yang paling tepat?
4. Kira-kira berapa lama pembaca meluangkan waktu untuk membaca tulisan anda?

Empat point diatas sebetulnya teknik dasar jenis tulisan apapun. Untuk ilmiah populer, teknik itu semakin urgent lagi. Ingat, menulis ilmiah populer sama dengan menterjemahkan ilmu yang ngejelimet ke dalam bahasa yang dimengerti secara umum. Tidak semua orang memahami ilmu anda, apalagi dengan banyaknya cabang ilmu pengetahuan. Spesialisasi ini menyebabkan seorang ahli paham di bidangnya tapi gak mudeng dengan bidang lain.

2. Karya Non Ilmiah

Karya non ilmiah sangat bervariasi topic dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum, ditulis berdasarkan fakta pribadi, umumnya bersifat subyektif, gaya bahasanya bias konkret atau abstrak, gaya bahasanya formal dan popular.

Karya non ilmiah bersifat:

1. Emotif : kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
2. Persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
3. Deskriptif : pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
4. Kritik tanpa dukungan bukti.

sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Karya_ilmiah
http://www.vavai.com/blog/index.php?/archives/7-Tips-Menulis-Karya-Ilmiah-Populer.html
http://makalahdanskripsi.blogspot.com/2009/07/karya-ilmiah-dan-non-ilmiah.html

Penalaran induktif

Penalaran indukti adalah suatu proses berfikir berupa penarikan kesimpulan yang bersifat umum (berlaku untuk semua/ banyak) atas dasar pengetahuan tentang hal-hal khusus (fakta). Artinya dari fakta-fakta yang diperoleh kemudian ditarik sebuah kesimpulan. Penalaran induktif dapat dilakukan secara terbatas dengan mencoba-coba. Sehingga dapat dikatakan bahwa penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum.

Penarikan kesimpulan dari suatu penalaran induktif tidak dapat dijadikan bukti. Ini dikarenakan kesimpulan yang diperoleh, ditarik dari pemeriksaan beberapa contoh kasus khusus yang benar, tetapi belum tentu berlaku benar untuk semua kasus. Kesimpulan tersebut boleh jadi valid (syah) pada contoh yang diperiksa, tetapi bisa jadi tidak dapat diterapkan pada seluruh kasus. Untuk membuktikannya berlaku dalam setiap kasus, maka harus dilakukan proses pembuktian secara deduksi.

Penalaran induktif berperan penting dalam perkembangan matematika. Banyak penemuan konsep matematika berawal dari penarikan kesimpulan dengan menerapkan penalaran induktif. Selain itu penalaran induktif banyak dijadikan sebagai pijakan untuk mendapatkan konsep matematika. Dengan kata lain penalaran secara induktif dapat menggiring siswa menemukan pola berpikir deduktif. Misalnya melalui suatu permainan atau melakukan sesuatu secara terbatas dengan mencoba-coba, contohnya pada permainan Menara Hanoi.

Pembelajaran matematika berpikir induktif masih sangat diperlukan penggunaannya dalam pembelajaran matematika. Pola pikir induktif dapat membantu siswa menuju pola berpikir deduktif. Misalnya siswa diminta membuktikan bahwa dua bilangan ganjil jika ditambahkan hasilnya adalah bilangan genap. Siswa membuktikannya dengan menggunakan kasus khusus: 3 + 5 = 8; 3 + 7 = 10; dan 5 + 7 = 12, lalu siswa mengambil kesimpulan sementara bahwa benar jumlah dua bilangan ganjil adalah genap. Setelah itu tugas guru adalah mengarahkan siswa kepada pembuktian deduktif, dengan pengalamannya menggunakan contoh khusus, siswa akan sampai pada pola pikir deduktif dengan memisalkan bilangan ganjil sebagai (2n + 1).

Kesimpulan yang ditarik secara induktif tidak selalu dapat dibuktikan secara deduktif. Kesimpulan yang demikian dinamakan suatu konjektur. Konjektur adalah suatu tebakan, penyimpulan, teori atau dugaan yang didasarkan pada fakta yang tak tertentu atau tak lengkap.

Penalaran induktif terdiri dari terdiri dari tiga jenis yaitu: generalisasi, analogi dan hubungan kausal (sebab akibat). Penalaran induktif juga melibatkan persepsi tentang keteraturan. Keteraturan itu terlihat misalnya dalam menarik kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat khusus kemudian menemukan pola/ aturan yang melandasinya atau dalam mendapatkan kesamaan/ keserupaan dari contoh-contoh yang berbeda. Dalam matematika, menarik kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat khusus dan mendapatkan kesamaan/ keserupaan dari contoh-contoh yang berbeda dapat menjadi dasar dalam rangka pembentukan konsep. Proses penalaran dengan mengaitkan konsep yang serupa dinamakan analogi matematis, sedangkan menarik kesimpulan dari kasus yang bersifat khusus dinamakan generalisasi matematis.

Penalaran induktif yang dikaji dalam penelitian ini adalah penalaran analogi dan penalaran generalisasi. Penalaran analogi merupakan kegiatan dan proses menyimpulkan berdasarkan kesamaan data atau fakta, sedangkan penalaran generalisasi merupakan penarikan kesimpulan umum dari data atau fakta-fakta yang diberikan atau yang ada. Shurter dan Pierce menyatakan bahwa analogi induktif adalah penalaran dari satu hal tertentu kepada satu hal lain yang serupa kemudian menyimpulkannya. Copi et al. dan Soekadijo menyatakan bahwa generalisasi induktif yaitu proses penalaran memperoleh kesimpulan umum berdasarkan data empiris.

sumber : http://herdy07.wordpress.com/2010/05/27/kemampuan-penalaran-induktif/

Penalaran Deduktif

Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan.

Contoh :

Sebuah sistem generalisasi.

Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi, DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi,

Generalisasi : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.

Deduksi ialah proses pemikiran yang berpijak pada pengetahuan yang lebih umum untuk menyimpulkan pengetahuan yang lebih khusus.

Bentuk standar dari penalaran deduktif adalah silogisme, yaitu proses penalaran di mana dari dua proposisi (sebagai premis) ditarik suatu proposisi baru (berupa konklusi)

Bentuk silogisme

* Silogisme kategoris: terdiri dari proposisi-proposisi kategoris.
* Silogisme hipotesis: salah satu proposisinya berupa proposisi hipotesis.

Misalnya:

Premis 1 : Bila hujan, maka jalanan basah

Premis 2 : Sekarang hujan

Konklusi : Maka jalanan basah.

Bandingkan dengan jalan pikiran berikut:

Premis 1 : Bila hujan, maka jalanan basah

Premis 2 : Sekarang jalanan basah

Konklusi : Maka hujan.

Silogisme Standar

Silogisme kategoris standar = proses logis yang terdiri dari tiga proposisi kategoris.

Proposisi 1 dan 2 adalah premis

Proposisi 3 adalah konklusi

Contoh:

“Semua pahlawan adalah orang berjasa

Kartini adalah pahlawan

Jadi: Kartini adalah orang berjasa”.

Kesimpulan hanya dicapai dengan bantuan proposisi dua

Jumlah term-nya ada tiga, yakni: pahlawan, orang berjasa dan Kartini.

Masing-masing term digunakan dua kali.

Sebagai S, “Kartini” digunakan 2 kali (sekali di premis dan sekali di konklusi)

Sebagai P, “orang berjasa” digunakan 2 kali (sekali di premis dan sekali di konklusi)

Term “pahlawan”, terdapat 2 kali di premis, tapi tidak terdapat di konklusi.

Term ini disebut term tengah (M, singkatan dari terminus medius). Dengan bantuan term tengah inilah konklusi ditemukan (sedangkan term tengah sendiri hilang dalam konklusi).

Term predikat dalam kesimpulan disebut term mayor, maka premis yang mengandung term mayor disebut premis mayor (proposisi universal), yang diletakkan sebagai premis pertama.

Term subyek dalam kesimpulan disebut term minor, maka premis yang mengandung term minor disebut premis minor (proposisi partikular), yang diletakkan sebagai premis kedua.

Term mayor akan menjadi term predikat dalam kesimpulan; sedangkan term minor akan menjadi term subyek dalam kesimpulan

Dengan demikian, kesimpulan dalam sebuah silogisme adalah atau “S = P” atau “S ¹ P”. Kesimpulan itu merupakan hasil perbandingan premis mayor(yang mengandung P) dengan premis minor (yang mengandung S) dengan perantaraan term menengah (M).

Karena M = P; sedang S = M; maka S = P

Premis mayor M = P M = term antara

Premis minor S = M P = term mayor

Kesimpulan S = P S = term minor

Hukum-hukum Silogisme

a. Prinsip-prinsip Silogisme kategoris mengenai term:

1. Jumlah term tidak boleh kurang atau lebih dari tiga
2. Term menengah tidak boleh terdapat dalam kesimpulan
3. Term subyek dan term predikat dalam kesimpulan tidak boleh lebih luas daripada dalam premis.
4. Luas term menengah sekurang-kurangnya satu kali universal.

b. Prinsip-prinsip silogisme kategoris mengenai proposisi.

1. Jika kedua premis afirmatif, maka kesimpulan harus afirmatif juga.
2. Kedua premis tidak boleh sama-sama negatif.
3. Jika salah satu premis negatif, kesimpulan harus negatif juga (mengikuti proposisi yang paling lemah)
4. Salah satu premis harus universal, tidak boleh keduanya pertikular.

Bentuk Silogisme Menyimpang

Dalam praktek penalaran tidak semua silogisme menggunakan bentuk standar, bahkan lebih banyak menggunakan bentuk yang menyimpang. Bentuk penyimpangan ini ada bermacam-macam. Dalam logika, bentuk-bentuk menyimpang itu harus dikembalikan dalam bentuk standar.

Contoh:

“Mereka yang akan dipecat semuanya adalah orang yang bekerja tidak disiplin. Kamu kan bekerja penuh disiplin. Tak usah takut akan dipecat”.

Bentuk standar:

“Semua orang yang bekerja disiplin bukanlah orang yang akan dipecat.

Kamu adalah orang yang bekerja disiplin.

Kamu bukanlah orang yang akan dipecat”.

sumber :http://nopi-dayat.blogspot.com/2010/03/penalaran-deduktif.html

Minggu, 13 Februari 2011

Jaringan Komputer pada Dunia Bisnis, Perbankan, Mobile, dan Rumah Tangga

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

Dalam dunia bisnis, Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi yang lebih efisien antar pemakai (mail dan teleconference). Manfaat yang dapat dirasakan adalah :
- Adanya transaksi online contohnya pembelian saham
- Adanya Toko Online yang menyediakan Barang dan Jasa
- Perlindungan keamanan data dan informasi lebih terjamin
- Memungkinkan berbagai resource
- Adanya Data Center
- Adanya Toko Online
- Dapat terhubung nya beberapa cabang perusahaan yang berada di tempat / regional yang berbeda.
- Proses transaksi yang terintegrasi dengan baik

Dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa seperti :
- Adanya transaksi berupa Transfer uang via mobile maupun via teller.
- Adanya ATM ( Auto Teller Machine ) pengambilan uang secara cash secara 24 jam.
- Penggunaan Database di bank – bank.
- Sinkronisasi data – data pada Kantor Cabang dengan Kantor Pusat Bank.

Pada dunia mobile user, jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel disebut juga dengan istilah jaringan wireless yang semakin banyak dimanfaatkan oleh pengguna komputer. Hal ini disebabkan karena kemudahan dari sistem wireless yang semakin mengurangi pengunaan teknologi kabel (wire) sebagai media untuk melalukan komunikasi data. Contohnya adalah :
- Penggunaan perangkat WiFii pada handset/handphone
- Adanya Video Call dan Video Streaming
- Pengaksesan email melalui handphone
- Video and live streaming
- Adanya fasilitas GPS yang bisa mengakses dareah suatu tempat.

Jaringan komputer dapat juga diterapkan di rumah, dengan berkembangnya zaman bahkan komputer di rumah rumah dapat dengan mudah mengakses internet menggunakan modem, dial-up, broadband, dll. Apabila kita mempunyai lebih dari satu komputer, kita bisa terhubung dengan internet melalui satu jaringan.

sumber :
http://fadel05.tripod.com/network/jaringan.html
http://praii.wordpress.com/2011/02/11/tugas-jaringan-komputer/
http://ardie-ariz.blogspot.com/2011/02/implementasi-jaringan-komputer-pada.html

Minggu, 21 November 2010

Resensi Film

INVINCIBLE

Pada tahun 1976, Vince Papale (30 tahun) seorang suporter dari sebuah tim sepakbola amerika (American Football) Philadelphia Eagles memiliki masalah dalam kehidupannya. Ia yang semula bekerja sebagai guru di sebuah universitas Philadelphia selama dua hari seminggu dipecat oleh pihak universitas karena adanya pemotongan anggaran. lalu Istrinya yang mengetahui ia dipecat, marah dan mengatakan bahwa dia(Vince) bukan siapa-siapa tidak akan pernah menjadi apa-apa istrinya pun meminta cerai karena tidak tahan dengan kemiskinan yang dialami olehnya bersama dengan Vince. Kemudian Vince bekerja sebagai seorang bartender di sebuah bar milik temannya yang juga suporter Philadelphia Eagles, untuk mengisi waktu luangnya ia bermain sepakbola Amerika (American Football) dengan teman-temannya disebuah lapangan parkir. Ketika pelatih baru dari Philadelphia Eagles, Dick Vermeil, mengumumkan bahwa ia akan mengadakan ujicoba masuk bagi para suporter Philadelphia Eagles untuk bisa menjadi pemain dalam tim Philadelphia Eagles, Vince pun dibujuk oleh teman-temannya untuk ikut serta dalam uji coba tsb. Pada awalnya Vince menolak karena ia tidak yakin dengan kemampuannya bermain, namun karena usaha yang begitu besar dari teman-temannya untuk membujuknya ,Vince pun akhirnya mau mengikuti uji coba tsb. Akhirnya pelatih Dick Vermeil yang terkesima dengan permainannya menerimannya, Vince pun menjadi pemain di tim Philadelphia Eagles.


Film yang berdasarkan kisah nyata ini sangat menarik ditonton. Film ini pun juga dapat menjadi contoh bagi kita dalam mengejar impian kita. Bagaimana Vince yang dipecat dari tempat ia bekerja, mampu mengejar impiannya untuk menjadi pemain di tim sepakbola amerika kesayangannya.

Pemain :
Vince Papale      : Mark Wahlberg
Dick Vermeil       : Greg Kinnear
Janet                     : Elizabeth Banks
Frank Papale      : Kevin Conway

Catatan : keberuntungan adalah persiapan mendapatkan kesempatan.

Kesalahan-kesalahan dalam berbahasa :

Dewasa ini seiring dengan maraknya blog2 dan forum2 di internet, maka setiap hari semakin banyak orang2 yang menulis blog maupun email di dunia maya ini. Sayangnya tidak semua orang menulis dengan benar, ada beberapa kesalahan mencolok yang sering dilakukan oleh rekan2 dalam punulisan seperti :

1. Kata depan dan imbuhan "di"
Ini yang paling sering terjadi, ternyata banyak orang Indonesia yang tidak bisa membedakan mana "di" yang bertindak sebagai kata depan dan mana "di" yang bertindak sebagai imbuhan. "DI" sebagai KATA DEPAN adalah untuk memperjelas atau menunjuk kepada tempat, contoh : di Jakarta, di sana, di mana, di sini
Sedangkan "DI" untuk IMBUHAN biasanya digunakan untuk kalimat pasif dan diimbuhkan ke kata kerja contoh: dikerjai, ditampar, dilempar
Yang jamak terjadi adalah pada saat harus menuliskan "di" sebagai imbuhan, si penulis malah menuliskan dengan format kata depan dan jg sebaliknya,contoh : di lempar, dijakarta

2. Pengunaan tanda (.) titik untuk singkatan nama
Tanda titik bisa juga digunakan untuk menunjukkan singkatan, contoh ada seseorang yang bernama Bams Sok Ganteng nah kalau ingin disingkat kita bisa menuliskan dengan Bams S. Ganteng, tetapi yang sering terjadi dituliskan Bams. S Ganteng

3. Imbuhan dan akhiran yang digunakan bersamaan
Kadang ada kata2 yang menggunakan awalan dan akhiran yang digunakan secara bersamaan seperti : Mencampuradukan, Ketenagakerjaan dll tetapi sering terjadi kesalahan penulisan dengan memisahkan kedua kata tersebut, contoh : mencampur adukan, ketenaga kerjaan,dll

sumber (http://forum.detik.com/kesalahan-penulisan-dalam-penggunaan-dalam-bahasa-indonesia-t11645.html?s=499238e7a226eccbcf4b954ff9635128&t=11645)

Senin, 15 November 2010

Cesc Fàbregas

Cesc Fabregas kedua dari kiri

Francesc "Cesc" Fàbregas Soler lahir di (Vilessoc de Mar, Spanyol, 4 Mei 1987; umur 23 tahun) atau lebih dikenal dengan nama Cesc Fàbregas adalah pesepak bola asal Spanyol yang lahir di Vilessoc de Mar, Casal de Curacion, Spanyol pada tanggal 4 Mei 1987. Cesc Fàbregas bermain sebagai gelandang untuk Arsenal FC di kompetisi Liga Inggris (English Premier League) dan juga untuk Tim nasional sepak bola Spanyol. Fabregas memulai kariernya sebagai pemain bola di FC Barcelona yang kemudian di rekrut oleh Arsene Wenger, Manajer Arsenal FC pada 11 September tahun 2003. Dia tidak selalu tampil bermain untuk The Gunners (sebutan Arsenal FC) pada musim pertamanya bersama Arsenal FC, tetapi menyusul dengan cederanya para pemain gelandang inti di musim 2004-2005, kesempatan bermainnya untuk Arsenal FC bertambah. Tidak lama kemudian, dia mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pemain inti gelandang tengah bersama Gilberto Silva.
Setelah menjadi pemain inti pada usia muda, dia berhasil memecahkan beberapa rekor klub yaitu mempunyai reputasi sebagai pemain yang memiliki bakat dengan teknik yang bagus, pengoper bola yang sangat baik, dan menjadi pemain kunci pada Timnya. Saat Gilberto Silva berfungsi sebagai pemain bertahan, Fabregas mempunyai fungsi utama sebagai pengatur serangan atau playmaker.
Pada tahun 2006, dia membuat keputusan untuk kariernya untuk bermain bersama Arsenal FC dalam jangka panjang dengan menandatangani kontrak 8 tahun.
Pada pertandingan internasional, Fabregas tercatat sebagai pemain termuda Spanyol di Piala Dunia pada pertandingan Spanyol vs Ukraina di Leipzig pada tanggal 13 Juni 2006 di umurnya yang masih 19 tahun 41 hari. Kariernya sebagai pemain nasional bermula dari tingkat pemain muda, mewakili tim U-17 pada pertandingan Kejuaraan Dunia U-17 FIFA di Finlandia pada tahun 2003. Sebagai hasil dari penampilannya di tim U-17, dia dipanggil oleh Luis Aragonés Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Spanyol untuk menjadi pemain senior di Tim nasional sepak bola Spanyol dan bermain di Piala Dunia 2006 di Jerman (9 Juni - 9 Juli 2006) dan Piala Eropa 2008 (7-29 Juni 2008) di Swiss dan Austria dimana di turnamen ini Spanyol keluar sebagai juara sekaligus menjadikan Spanyol menjadi Peringkat 1 dalam daftar Peringkat Dunia FIFA dan dalam turnamen ini Fabregas menjadi salah satu pemain kunci.

Arsenal

Fabregas mulai bermain sepak bola di FC Barcelona. Selama kariernya di tim yunior, dia selalu bermain sebagai gelandang bertahan atau dengan istilah Spanyol Volante. Walaupun menjadi pencetak gol yang cukup subur karena berhasil mencetak lebih dari 30 gol dalam satu musim, namun dia tidak pernah memperoleh kesempatan bermain dalam tim inti di Camp Nou (Markas FC Barcelona). Merasa kesempatan bermainnya terbatas jika dia tetap di FC Barcelona maka dia memutuskan untuk bergabung dengan Arsenal FC, dengan menandatangani kontrak klub London tersebut pada tanggal 11 September 2003. Pada awalnya tinggal di ibukota London membuat dia susah untuk beradaptasi, tetapi kemudian dia mulai berteman dengan rekan satu timnya Philippe Senderos yang membantunya beradaptasi dengan kehidupan di London. Di usianya yang masih 16 tahun, Fabregas tidak pernah berpikir untuk masuk dalam tim inti tapi dia terus belajar dari seniornya, Patrick Vieira dan Gilberto Silva sambil mengkonsentrasikan dirinya dalam pelatihan dan belajar Bahasa Inggris. Tidak lama kemudian, dia memulai debutnya pada tanggal 23 Oktober 2003 dalam pertandingan Piala Liga melawan Rotherham United. Dengan bermainnya dia di pertandingan tersebut, dia menjadi pemain Arsenal termuda dengan umur 16 tahun 177 hari. Dia kemudian menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Arsenal FC di pertandingan Piala Liga berikutnya, dia mencetak gol dalam jarak yang dekat yang membawa timnya menang dengan skor 5-1 atas Wolves. Walaupun Arsenal FC memenangi liga dengan tak terkalahkan pada musim 2003-2004, Fabregas tidak mendapatkan medali dikarenakan dia tidak pernah bermain dalam pertandingan liga.
Tidak lama kemudian akhirnya dia dapat tampil bermain dalam tim inti di pertandingan Liga Inggris pada musim 2004-2005, sebelumnya dia hanya tampil di pertandingan Piala Liga. Pertandingan pertamanya di awal musim adalah dalam pertandingan kejuaraan Community Shield pada tahun 2004 melawan Manchester United dengan kemenangan 3-1. Dengan cederanya Patrick Vieira, Fabregas masuk dan menggantikan posisi seniornya Patrick Vieira dan tampil berturut-turut dalam 4 pertandingan Liga Inggris. Dia meraih pujian dalam pertandingan tersebut, bahkan dia mencetak gol dalam pertandingan melawan Blackburn Rovers dengan kemenangan 3-0, dan menjadi pemain termuda Arsenal yang mencetak gol dalam pertandingan Liga Inggris . Dengan berlanjutnya cedera pada Edu dan Gilberto Silva, maka kesempatan bermain pemain muda ini bertambah untuk semua kompetisi. Di Liga Champions UEFA, dia menjadi pencetak gol termuda kedua dalam sejarah kompetisi tersebut, dia mencetak gol dalam pertandingan melawan Rosenborg dengan kemenangan 5-1. Fabregas mengakhiri musim pertamanya bersama Arsenal FC dengan memenangkan penghargaan pertamanya pada pertandingan Final Piala FA melawan Manchester United FC yang berakhir adu penalti dengan kemenangan Arsenal 5-4.
Setelah kepergian Kapten Arsenal Patrick Vieira ke Juventus, Fabregas mulai bermain secara rutin di tim inti pada posisi gelandang bersama dengan Gilberto Silva. Setelah diwarisi nomor punggung 4 dari Vieira, Fabregas tampil 49 kali di semua kompetisi selama musim 2005-2006. Meskipun usianya yang masih muda, penampilannya terus dicermati menyusul bertambahnya keterlibatan dia dalam tim inti. Lebih lanjut, karena Fabregas memiliki postur tubuh lebih kecil dan bermain tidak begitu agresif dibanding dengan Vieira, banyak yang meragukan kemampuannya untuk mengisi kekosongan yang ditinggal oleh Vieira.Namun demikian, Fabregas menampilkan gaya permainannya sendiri dan mengesankan bagi para pengamat sepak bola dalam pertandingannya di Liga Champions melawan Real Madrid dan Juventus. Dalam pertandingan melawan Juventus dia mencetak gol pertama dan memberikan umpan bola kepada Thierry Henry yang mencetak gol kedua, pada saat yang sama Fabregas membuktikan bahwa dirinya dapat menghadapi permainan dan tackling keras gelandang seperti Vieira. Dia kemudian bermain di partai Final Liga Champions melawan mantan klub nya Barcelona, tetapi Arsenal kalah dengan score 1-2, dengan hasil tersebut Arsenal melengkapi musim 2005-2006 tanpa piala.
Dengan meningkatnya spekulasi transfer Fabregas pada musim panas, Real Madrid berkeinginan untuk mengontraknya walaupun Fabregas sudah menjalin kontrak jangka panjang dengan Arsenal. Tetapi manajer Arsenal Arsene Wenger menyatakan tidak akan mendengarkan penawaran dari manapun terhadap pemainnya. Pada September 2006, dengan sisa kontrak yang masih tersisa 6 tahun, Arsenal mengajukan penawaran baru yaitu kontrak 8 tahun yang kemudian disetujui oleh Fabregas dan ditandatangani pada tanggal 19 Oktober 2006 Walau jangka waktu kontrak tersebut tidak seperti biasa lamanya, Fabregas mengatakan bahwa gaya permainan Arsenal dan manajer Arsene Wenger sebagai alasan dalam komitmen jangka panjang pada klubnya Arsenal FC.

theo walcott




Theo James Walcott (lahir di Stanmore, London, Britania Raya, 16 Maret 1989; umur 21 tahun) adalah pesepak bola profesional Inggris yang bermain di Arsenal FC, setelah bergabung dari Southhampton 20 Januari 2006)

Karier

Southampton

Di musim 2004-2005 dia bermain untuk skuad Southampton Youth dan mengantar Southampton ke Final FA Youth menghadapi Ipswich Town. Dia menjadi pemain termuda yang bermain untuk tim cadangan Southampton pada saat berumur 15 tahun 175 hari. Dia kemudian juga menjadi pemain termuda di tim utama Southampton pada saat berumur 16 tahun 143 hari. Dia menjadi pemain cadangan saat Southampton bermain imbang 0-0 ketika menghadapi Wolverhampton Wanders di pertandingan Football League Championship. Ini adalah debut penuh pertamanya

Arsenal

Penampilannya yang memikat membuat para tim besar tertarik padanya seperti Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester United, Tottenham Hotspur, Real Madrid, Juventus, Milan and Barcelona.
Pada 20 Januari 2006 Walcott bergabung dengan Arsenal dengan harga 5 juta pounds bahkan bisa sampai 12 juta pounds, tergantung penampilan bersama klub dan tim nasional. Yang membuat dia menjadi pemain 16 tahun termahal dalam sejarah Inggris.
7 Februari 2006, Walcott membuat debut bersama tim cadangan Arsenal menghadapi Portsmouth di Havant, dia mencetak gol namun Arsenal tetap kalah 3-2. Walcott juga menjadi cadangan ketika Arsenal menghadapi Real Madrid di babak ke 2 leg pertama Liga Champions.
Pada tanggal 16 Maret 2007 atau tepat pada ulang tahunnya ke-18 ia menandatangani kontrak profesional pertamanya.
Pada tanggal 19 Agustus 2006 ia melakukan debut di Liga Inggris.

Timnas Inggris

Walcott melakukan debut untuk timnas Inggris saat masuk pada babak kedua ketika Inggris menghadapi Belarusia. Pada 30 Mei 2006, ia memainkan pertandingan timnas Inggris secara penih ketika menghadapi Hungaria di Old Trafford, saat beumur 17 tahun 75 hari. Inggris, menang 3-1. Walcott secara mengejutkan dipanggil pelatih timnas Inggris Senior, Sven-Göran Eriksson. Namun akhirnya ia tidak bermain di Piala Dunia 2006.
Pada tanggal 15 Agustus 2006 Walcott menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk Inggris U-21 ketika menghadapi Moldova dengan hasil akhir 2-2. Yang juga penampilan pertamanya untuk timnas U-21 Inggris.

Kehidupan pribadi

Walcott tinggal bersama dengan orang tuanya, Don dan Lynn, dan saudara laki-lakinya Ashley di sebuah vila dekat tempat latihan Arsenal di Hertfordshire. Walcott dan ayahnya merupakan fans Liverpool.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Theo_Walcott

Mafia



Mafia, juga dirujuk sebagai La Cosa Nostra (bahasa Italia: Hal Kami), adalah panggilan kolektif untuk beberapa organisasi rahasia di Sisilia dan Amerika Serikat. Mafia awalnya merupakan nama sebuah konfederasi yang orang-orang di Sisilia masuki pada Abad Pertengahan untuk tujuan perlindungan dan penegakan hukum sendiri (main hakim). Konfederasi ini kemudian mulai melakukan kejahatan terorganisir.
Anggota Mafia disebut "mafioso", yang berarti "pria terhormat".
Mafia melebarkan sayap ke Amerika Serikat melalui imigrasi pada abad ke-20.
Kekuatan Mafia mencapai puncaknya di AS pada pertengahan abad ke-20, hingga rentetan penyelidikan FBI pada tahun 1970-an dan 1980-an agak mengurangi pengaruh mereka. Meski kejatuhannya tersebut, Mafia dan reputasinya telah tertanam di budaya populer Amerika, difilmkan di televisi dan bahkan iklan-iklan.
Istilah "mafia" kini telah melebar hingga dapat merujuk kepada kelompok besar apapun yang melakukan kejahatan terorganisir (bandingkan dengan Mafia Rusia dan Yakuza di Jepang)

10 kode etik mafia Italia :
  • Dilarang memperkenalkan diri secara langsung kepada pihak kedua; harus pihak ketiga yang melakukannya.
  • Dilarang “main mata” dengan isteri sesama anggota.
  • Jangan sampai terlihat oleh polisi.
  • Dilarang dugem di tempat hiburan malam seperti pub dan klub.
  • Harus selalu siaga demi panggilan tugas mafia, bahkan ketika isterimu melahirkan.
  • Janji untuk bertemu harus dipatuhi.
  • Isteri harus diperlakukan dengan hormat.
  • Bila ditanya soal informasi apapun, maka jawabannya haruslah benar.
  • Dilarang menerima uang yang menjadi hak rekan lain atau keluarganya.
  • Orang-orang yang tidak bisa bergabung dengan mafia: Orang yang dekat dengan polisi, yang waktunya bagi keluarga relatif terbagi, yang perangainya buruk dan tidak bermoral.
sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Mafia
http://bataknews.wordpress.com/2008/02/15/10-kode-etik-mafia-italia-vs-koboi-amerika/

Koboi/Cowboy


Koboi adalah sebutan yang diberikan kepada gembala di peternakan yang berada di Amerika Utara. Secara tradisional mereka menggunakan kuda dan sering melakukan berbagai pekerjaan di peternakan tersebut. Koboi Amerika pada akhir abad ke-19 menjadi figur yang melegenda. Jenis lainnya disebut wrangler yang secara khusus memelihara kuda yang digunakan di peternakan. Selain melakukan pekerjaan di peternakan, beberapa koboi juga bekerja atau berpartisipasi di rodeo, suatu olahraga keterampilan bagi para koboi . Gembala ternak juga ada di berbagai bagian dunia lain, khususnya Amerika Selatan dan Australia, yang melakukan pekerjaan mirip koboi di tempatnya masing-masing.
Koboi memiliki akar sejarah yang dalam sampai ke Spanyol dan pemukim awal di Amerika. Selama berabad-abad, perbedaan tanah, iklim, dan pengaruh dari tradisi beternak dari berbagai budaya menghasilkan peralatan, pakaian, dan cara menggembala yang berbeda-beda. Seiring pekerjaan koboi beradaptasi dengan dunia modern, beberapa peralatan dan teknik para koboi juga mengalami penyesuaian, walau tradisi klasik tetap dipertahankan sampai sekarang.
Dalam masyarakat sekarang, tidak banyak pemahaman tentang kenyataan sehari-hari dari kehidupan di daerah pertanian. Dalam fiksi, koboi sering digambarkan dalam pertentangannya dengan suku Indian, penduduk asli Amerika, dibanding pekerjaannya sebagai gembala di peternakan. Aktor seperti John Wayne dianggap menunjukkan koboi yang dijadikan idola, walaupun film barat jarang menunjukkan kemiripan dengan kehidupan koboi sebenarnya. Koboi juga digambarkan sebagai citra ideal maskulin, seperti tergambar dalam Marlboro Man sampai Village People.
Kata "koboi" juga sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sembrono atau mengabaikan risiko potensial, tidak bertanggungjawab atau melakukan pekerjaan berbahaya dengan tidak berhati-hati. Sebagai contoh, Majalah TIME mempunyai artikel sampul yang merujuk kebijakan luar negeri Presiden George W. Bush sebagai "Diplomasi Koboi".

10 kode etik koboi :
  • Dilarang duluan menembakkan senjata; tidak boleh memukul orang yang lebih kecil atau duel secara tidak adil.
  • Tidak boleh menjilat kata-kata yang telah terucap; tidak boleh membocorkan rahasia.
  • Harus selalu mengatakan kebenaran.
  • Harus bersikap baik pada anak-anak, orang yang lebih tua, dan binatang kecil.
  • Dilarang bersikap rasial dan anti-toleransi.
  • Diwajibkan menolong orang yang kesusahan.
  • Koboi haruslah pekerja keras.
  • Harus bersikap, berpikir, dan berbicara dengan jelas dan tegas.
  • Wajib menghormati perempuan, orangtua, dan kebijakan negara.
  • Seorang koboi adalah pencinta tanah airnya.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Koboi
http://bataknews.wordpress.com/2008/02/15/10-kode-etik-mafia-italia-vs-koboi-amerika/

Selasa, 09 November 2010

10 Kebiasaan Makan Yang Ganjil

Beberapa orang menikmati makan steak, orang lain mungkin lebih suka sayuran atau roti, namun ternyata ditemukan kasus diberbagai belahan bumi tentang kebiasaan amakan yang ganjil dan tidak lazim.
Sebungkus permen sepertinya baik untuk sekadar menenangkan saraf Anda, tetapi bukannya mencoba menggigit sedikit rambut Anda sendiri, apalagi sampai mengigit jari anda sendiri. Mungkin kebiasaan makan di bawah ini terasa menjijikkan untuk kita, tapi beberapa dari mereka tetap hidup.

10. Anorexia : Kebiasaan Makan Palsu
Anorexia adalah self-starvation (membuat diri kelaparan) dan sering dikaitkan dengan kebiasaan aneh lainnya seperti minum jus jeruk dicampur dengan kapas agar dapat memberikan rasa kenyang palsu. Ini adalah gangguan makan yang serius yang menyebabkan banyak kematian setiap tahun di seluruh dunia.

9. Xylophagia : Kebiasaan Makan Kayu
Xylophagia adalah suatu kondisi dimana orang gemar mengkonsumsi kayu. Ini adalah salah satu bentuk kekacauan kebiasaan makan yang dikenal sebagai pica. Orang yang menderita gangguan makan ini biasanya mengkonsumsi sesuatu seperti kertas, pensil, kulit pohon atau item lainnya yang terbuat dari kayu. Anak-anak kecil dapat memperlihatkan xylophagy, tetapi biasanya tidak terkait dengan masalah psikologis.

8. Trichophagia : Kebiasaan Makan Rambut
Trichophagia adalah kebiasan makan rambut yang kompulsif. Seringkali, rambut panjang dikunyah ketika masih menempel pada kepala dan kemudian ditelan. Rambut akhirnya mengumpul dalam saluran usus besar menyebabkan gejala seperti gangguan pencernaan dan sakit perut. Sebuah pencahar dapat diberikan untuk menginduksi trichobezoar (hairball) untuk keluar. Pada tanggal 24 November 2007, dilaporkan bahwa ahli bedah mengeluarkan hairball seberat 4.5 kg dari perut seorang remaja berusia 18 tahun di Chicago, AS, yang menderita kondisi psikologis yang menyebabkan dia menelan rambutnya sendiri

7. Hyalophagia : Kebiasan Makan Kaca
Hyalophagia adalah makan kaca. Terutama tercatat sebagai gangguan patologis, juga dianggap sebagai bentuk pica. Hyalophagia sangat berbahaya bagi manusia sebagai konsumsi, karena dapat memotong perut, usus, dan tenggorokan pada saat ditelan. Di Indonesia dikenal kebiasaan makan kaca atau beling di kalangan pelaku Kuda Lumping, namun itu lakukan dalam kondisi tidak sadar (intrance).

6. Urophagia : Kebiasaan Makan Air Seni
Urophagia adalah konsumsi air seni – baik sendiri atau orang lain. Urophagia umumnya dianggap tidak berbahaya, karena sebagian urin individu sehat adalah steril. Namun, tetap ada risiko kecil jika penyakit hadir, atau infeksi bakteri dari saluran kemih. Mungkin juga ada efek sekunder, seperti ruam kulit pada orang yang sensitif terhadap air kencing.

5. Geophagy : Kebiasaan Makan Tanah
Geophagy adalah praktek makan zat sederhana seperti tanah liat, dan kapur. Hal ini terkait erat dengan pica yang merupakan keinginan normal atau nafsu untuk makan zat nonfood. Banyak manfaat kesehatan yang mungkin timbul dari geophagy tetap diteliti dan banyak diperdebatkan. Banyak ilmuwan percaya bahwa hal ini berbahaya, sementara yang lain berpendapat bahwa mungkin ada manfaatnya sebagai diet defisiensi mineral.

 4. Anthropophagy : Kebiasaan Makan Manusia / Kanibalisme
Tidak perlu bingung, istilah ini sama sekali berbeda dengan antropologi. Anthropophagy lebih dikenal sebagai kanibalisme. Memakan sesama manusia telah dilakukan oleh berbagai kelompok di masa lalu di Lembah Amazon, biasanya terhubung ke dalam ritual perang suku. Fiji pernah dikenal sebagai ‘Kepulauan Kanibal’. Kebudayaan Anasazi di reruntuhan candi Chaco Canyon telah ditafsirkan oleh beberapa arkeolog sebagai bukti adanya ritual kanibalisme.

3. Autosarcophagy : Kebiasaan Makan Tubuh Sendiri
Ini adalah bentuk gangguan dari self-canibalism. Hal ini dikategorikan sebagai pica (gangguan yang berkaitan dengan konsumsi hal-hal yang tidak boleh dikonsumsi). Beberapa orang akan terlibat dalam kanibalisme diri sendiri sebagai bentuk ekstrem dari modifikasi tubuh, misalnya makan kulit sendiri. Yang lainnya akan minum darah mereka sendiri, praktek yang disebut autovampirism. Pada tanggal 13 Januari 2007, artis Denmark Marco Evaristti mengadakan pesta makan malam untuk teman-temannya yang paling intim. Makanan utamanya adalah pasta agnolotti, pada yang atasnya sebuah bakso yang dibuat dengan lemaknya sendiri hasil operasi sedot lemak. Bernd Jürgen Armando Brandes berharap untuk terlibat dalam self-canibalism dalam persidangan yang terkenal di Jerman atas kasus pembunuhan Armin Meiwes. Bernd bahkan menawarkan dirinya untuk dikonsumsi!


2. Coprophagia : Kebiasaan Makan Tinja
Coprophagia adalah praktek konsumsi tinja (kotoran); hal ini sangat jarang pada manusia. Mengkonsumsi tinja orang lain membawa risiko kontraktor penyakit menyebar melalui kotoran, seperti hepatitis. Hepatitis A, Hepatitis E, pneumonia, and influenza. Hepatitis A, Hepatitis E, radang paru-paru, dan influenza. Vaksinasi umumnya direkomendasikan untuk mereka yang terlibat dalam praktek ini.

1. Necrophagia : Kebiasaan Makan Mayat
Necrophagia atau endokanibalisme adalah tindakan makan daging manusia manusia mati. Hal ini tidak terlalu umum tetapi adalah kebiasaan pada mereka yang melakukannya. Ide di balik kebiasaan mengerikan ini adalah kepercayaan bahwa dengan memakan tubuh si mati maka sekaligus akan ‘menghisap’ sifat-sifat almarhum untuk asimilasi roh. Beberapa suku di Amerika Selatan dan Australia dikatakan telah mempraktekkan ritual menyeramkan ini. Tapi banyak akademisi merasa endocannibalisme adalah tuduhan palsu dilemparkan oleh kolonial pada masa awal untuk mendapatkan alasan dominasi politik. Menurut antropolog Napoleon Changon, komunitas Yanomamo di Amerika Selatan masih makan abu dan sisa tulang orang yang mati setelah di kremasi.

sumber: http://terselubung.blogspot.com/2010/04/10-kebiasaan-makan-yang-ganjil.html